Alarm ku berbunyi. Pukul 03.40. Aku pun bangun. Entah bagaimana, mungkin aku ngantuk berat, aku ketiduran lagi sampai pukul 04.12. Aku pun panik dan langsung pergi menyiapkan diri.
Aku panik. Gimana nggak? Ternyata nametag aku belum selesai. Aku pun melanjutkan sedikit mengerjakan nametag. Singkat cerita aku dan Dinda sudah sampai di sekolah. Persis seperti kemarin, kami diarahkan ke kelas, lalu ke lapangan upacara. Menyanyikan lagu Indonesia Raya, latihan PBB, dan sarapan. Sarapan kali ini aku akan mencoba untuk menghabiskan kacang hijaunya. Aku mencoba sekuat tenaga, namun aku tidak kuat. Aku baru menghabiskan setengah. Akhirnya ada yg mau membantuku menghabiskan bubur kacang hijaunya.
Seperti kemarin, kita lalu dikumpulkan di GOR, mentoring. Lalu makan siang dengan lauk yg sudah ditentukan lalu sholat. Aku masih berhalangan. Kami yg berhalangan disuruh menunggu di GOR. Tiba-tiba seorang kakak panitia mengajak kami untuk mengobrol bersama, sharing.
Singkat cerita kami berkumpul di kelas lagi, merundingkan apa yg akan kami tampilkan untuk negurasi. Kami sepakat untuk menyanyikan lagu sahabat bagai kepompong. Lalu kak Ali mengumumkan lagi apa yg harus kami bawa untuk besok, dan akhirnya waktunya pulang. Namun kami tidak langsung pulang, kami berkumpul di belakang masjid untuk merundingkan kembali untuk negurasi agar lebih mantap. Aku pun pulang sekitar pukul 17.10. Sampai di kamar langsung membuka buku tugas, mengerjakan tugas2 yg diberikan kakak kakak panitia sampai pukul 1.03 pagi. Aku pun pergi tidur karena sangat mengantuk.
Rabu, 29 Juli 2015
MOPDB Hari Pertama - Selasa, 28 Juli 2015
Aku bangun jam 4.30. Pukul 05.00 pagi akhirnya sudah kurapihkan semua keperluanku. Seperti kemarin, aku pergi bersama teman-teman yg lain. Sampai di sekolah kita berdiri di lapangan upacara, menyanyikan lagu Indonesia Raya. Setelah itu pelatihan PBB oleh polisi. Setelahnya kami dibagikan sarapab berupa bubur jacang ijo dan roti tawar. Aku gak suka bubur kacang ijo, jadi aku tidak bisa memakannya, namun dipaksa. Aku mencoba satu suap, haup, aku langsung mual. Mau memuntahkan keluar bubur kacang ijo yg ada di mulutku namun mulutku kututup dengan tangan. Buru-buru aku gigit rotiku agar arona kacang hijaunya hilang.
Singkat cerita akhirnya kami diarahkan ke GOR, lalu mendapati seminar motivasi/mentoring. Setelah mentoring selesai kami diarahkan untuk memakan makanan yg kakak kakak panitia sudah minta untuk kami bawa. Aku makan sedikit lama karena aku lupa membawa sendok. Setelag makan selesai, waktunya sholat. Berhubung aku sedang berhalangan aku dan seorang teman kelompokku diarahkan kakak panitia untuk menunggu di kelas saja.
Sholat selesai, kami kelompok modulasi kumpul di dalam kelas. SP kami, kak Ali menyebutkan apa saja yg harus kami bawa untuk besok. Akhirnya tiba saatnya pulang. Seperti kemarin, aku pulang bersama Dinda. Sampai di tempat kost kami langsung pergi mengerjakan tugas. Singkat cerita, karena aku juga harus menimpa karton hitam di nametag-ku dgn kertas cover warna abu-abu, aku jadi aku baru selesai mengerjakan tugas itu pukul 01.30 pagi, itu pun masih ada beberapa tugas yang belum kuselesaikan. Aku memutuskan untuk tidur sebentar, takut takut nanti ketiduran saat kegiatan. Aku pun memasang alarm pukul 03.00.
Singkat cerita akhirnya kami diarahkan ke GOR, lalu mendapati seminar motivasi/mentoring. Setelah mentoring selesai kami diarahkan untuk memakan makanan yg kakak kakak panitia sudah minta untuk kami bawa. Aku makan sedikit lama karena aku lupa membawa sendok. Setelag makan selesai, waktunya sholat. Berhubung aku sedang berhalangan aku dan seorang teman kelompokku diarahkan kakak panitia untuk menunggu di kelas saja.
Sholat selesai, kami kelompok modulasi kumpul di dalam kelas. SP kami, kak Ali menyebutkan apa saja yg harus kami bawa untuk besok. Akhirnya tiba saatnya pulang. Seperti kemarin, aku pulang bersama Dinda. Sampai di tempat kost kami langsung pergi mengerjakan tugas. Singkat cerita, karena aku juga harus menimpa karton hitam di nametag-ku dgn kertas cover warna abu-abu, aku jadi aku baru selesai mengerjakan tugas itu pukul 01.30 pagi, itu pun masih ada beberapa tugas yang belum kuselesaikan. Aku memutuskan untuk tidur sebentar, takut takut nanti ketiduran saat kegiatan. Aku pun memasang alarm pukul 03.00.
Pra MOPDB SMK Telkom Jakarta - Senin, 27 Juli 2015
Aku bangun pagi pukul 04.40. Hari ini adalah hari pertama aku masuk sekolah dalam tahap baru, SMK. Hari ini adalah hari pertamaku juga tinggal sendirian, aku ngekost di dekat sekolah karena orangtua yang sibuk. Rumah asliku berada di Serpong, Tangerang Selatan.
Jam 05.00 pagi, aku sudah siap berangkat. Aku pergi ke sekolah ramai-ramai bersama beberapa anak yang juga ngekost disini. Kami pun sampai. Kami menuju lapangan upacara. Lalu kami pergi melihat daftar nama kelompok. Setelah berhasil menemukan namaku, aku langsung diaba-abakan untuk langsung pergi mencari barisan kelompoknya. Aku pun berbaris mengikuti barisan kelompokku. Setelah beberapa saat berdiri menunggu, upacara pun dimulai.
Saat upacara berlangsung, kulihat ada yang ambruk. Namun upacara masih terus berlangsung. Upacara ini memang berlangsung agak lama. Upacara pun akhirnya diakhiri dengan salam-salaman antara murid dan guru.
Singkat cerita, di hari pra MOS ini kami diberitahu apa saja yang harus dibawa ataupun dipakai untuk hari pertama MOPDB. Kami pun disuruh menghapalkan mars Telkom.
Kami pulang pukul 12.00 siang. Aku pulang bersama temanku, Dinda namanya. Sampai di tempat kost kami istirahat sebentar sampai jam 13.00 siang. Kami pun pergi keluar mencari perlengkapan untuk membuat nametag. Sudah mencari kesana kemari aku masih belum bisa mendapatkan karton berwarna abu-abu. Namun perlengkapan lain sudah hampir lengkap. Kami pun kembali ke tempat kost.
Dinda sudah memulai membuat nametag. Aku menyicil membuat lingkaran untuk nametag dan mengepang tali rafia. Pada saat itu aku minta dicarikan karton berwarna abu-abu kepada ibu kost. Sampai sekitar jam 8, ibu kost sudah kembali, dia tidak menemukan karton abu-abu. Karena sudah malam terpaksa aku pakai kartob hitam. Oh ya, saat waktu ba'da maghrib aku dan dinda pergi untuk mencetak foto. Dan hasilnya kami dapat foto yang ke-crop, padahal seharusnya foto itu terlihat full body.
Akhirnya aku cerita ke bunda bahwa aku masih membutuhkan beberapa barang termasuk karton abu-abu. Bunda bilang dia bakal nyariin buat aku. Aku pun melanjutkan membuat nametag. Hingga jam 22.30 kurang lebih, bunda pun akhirnya datang. Saat itu belum ada satupun tugas yg sudah kuselesaikan. Akhirnya bunda membantuku mengerjakan tugasnya, sedangkan aku melanjutkan membuat nametag. Aku pun selesai sekitar pukul 01.20 pagi.
Sekian ceritaku untuk hari pertama masuk sekolah.
Jam 05.00 pagi, aku sudah siap berangkat. Aku pergi ke sekolah ramai-ramai bersama beberapa anak yang juga ngekost disini. Kami pun sampai. Kami menuju lapangan upacara. Lalu kami pergi melihat daftar nama kelompok. Setelah berhasil menemukan namaku, aku langsung diaba-abakan untuk langsung pergi mencari barisan kelompoknya. Aku pun berbaris mengikuti barisan kelompokku. Setelah beberapa saat berdiri menunggu, upacara pun dimulai.
Saat upacara berlangsung, kulihat ada yang ambruk. Namun upacara masih terus berlangsung. Upacara ini memang berlangsung agak lama. Upacara pun akhirnya diakhiri dengan salam-salaman antara murid dan guru.
Singkat cerita, di hari pra MOS ini kami diberitahu apa saja yang harus dibawa ataupun dipakai untuk hari pertama MOPDB. Kami pun disuruh menghapalkan mars Telkom.
Kami pulang pukul 12.00 siang. Aku pulang bersama temanku, Dinda namanya. Sampai di tempat kost kami istirahat sebentar sampai jam 13.00 siang. Kami pun pergi keluar mencari perlengkapan untuk membuat nametag. Sudah mencari kesana kemari aku masih belum bisa mendapatkan karton berwarna abu-abu. Namun perlengkapan lain sudah hampir lengkap. Kami pun kembali ke tempat kost.
Dinda sudah memulai membuat nametag. Aku menyicil membuat lingkaran untuk nametag dan mengepang tali rafia. Pada saat itu aku minta dicarikan karton berwarna abu-abu kepada ibu kost. Sampai sekitar jam 8, ibu kost sudah kembali, dia tidak menemukan karton abu-abu. Karena sudah malam terpaksa aku pakai kartob hitam. Oh ya, saat waktu ba'da maghrib aku dan dinda pergi untuk mencetak foto. Dan hasilnya kami dapat foto yang ke-crop, padahal seharusnya foto itu terlihat full body.
Akhirnya aku cerita ke bunda bahwa aku masih membutuhkan beberapa barang termasuk karton abu-abu. Bunda bilang dia bakal nyariin buat aku. Aku pun melanjutkan membuat nametag. Hingga jam 22.30 kurang lebih, bunda pun akhirnya datang. Saat itu belum ada satupun tugas yg sudah kuselesaikan. Akhirnya bunda membantuku mengerjakan tugasnya, sedangkan aku melanjutkan membuat nametag. Aku pun selesai sekitar pukul 01.20 pagi.
Sekian ceritaku untuk hari pertama masuk sekolah.
Langganan:
Postingan (Atom)